PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id

17 Oktober 2013 - 09:47:53 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : marihot | views : 445

Lawan kampanye hitam CPO, Indonesia minta dukungan Afrika

Merdeka.com - Pengusaha kelapa sawit Indonesia tengah dihadang kampanye hitam minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO). CPO Indonesia disebut tidak ramah lingkungan dan tidak ramah kesehatan. Penilaian ini pula yang akhirnya membuat CPO Indonesia tidak masuk dalam daftar komoditas ramah lingkungan, sehingga tidak bebas bea masuk.

Menanggapi ini Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia, Derom Bangun, mengaku tidak akan tinggal diam. Pihaknya berencana menggalang kekuatan yang lebih besar untuk melawan kampanye hitam tersebut. Salah satunya bekerja sama dengan Afrika.

"Kita kerja sama dengan Nigeria, Pantai Gading. Pernyataan se-Afrika semua negara penghasil sawit di Afrika semua bersatu menghadapi tuduhan tuduhan menyulitkan petani sawit. Kita undang mereka agar memperkuat kita," kata Derom ketika ditemui di Gren Melia Hotel, Jakarta, Rabu (16/10).

Untuk melawan kampanye hitam itu, Derom akan mengumpulkan semua asosiasi-asosiasi kelapa sawit dalam negeri terlebih dahulu. "Kalau disebut masalah Kesehatan kami ingin mengajak kementerian kesehatan apa yang tidak menyehatkan coba buktikan. Kita mau buktikan minyak kelapa sawit itu sehat," katanya.

Di tempat yang sama, Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, menegaskan, black campaign kelapa sawit jelas merugikan Indonesia. Dia meminta semua asosiasi berkumpul dan mencetuskan sebuah kebijakan yang nantinya akan disokong oleh pemerintah.

"8 stakeholder dari dewan sawit ini bisa mengumpulkan dana research menangkal black campaign, research produktivitas, efektivitas. Kata kunci meningkatkan daya saing bangsa kita.

Inovasi sebuah jawaban untuk itu semua. Selesai ini kita rumuskan kita lahirkan kebijakan kita. CPO ini baik untuk lingkungan dan kesehatan. CPO andalan pertumbuhan perekonomian," tutupnya.

http://www.merdeka.com/uang/lawan-kampanye-hitam-cpo-indonesia-minta-dukungan-afrika.html



Berita : Terkait