PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company

22 April 2015 - 11:00:53 | Unit Kerja : | by : | views : 1020

Vietnam Mitra Baru Indonesia di Sektor Perkebunan

JAKARTA. Vietnam bakal menjadi mitra baru bagi Indonesia di sektor perkebunan karet. Hal tersebut ditandai dengan kesediaan Vietnam bergabung dalam organisasi karet Asean.

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Indonesia mengatakan, Indonesia berhasil membujuk Vietnam untuk bergabung dalam organisasi karet tingkat Asean yang terdiri dari Malaysia dan Thailand.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Menteri Pertanian dan Kehutanan Vietnam, Cao Duc Phat bergabung dalam International Tri-partite Rubber Commission (ITRC), pada acara World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Jakarta pekan ini.

Kedua Menteri juga sepakat dalam pengembangan promosi bersama untuk produk pertanian kedua negara. Ini sebagai persiapan datangnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada akhir tahun.

"Vietnam juga berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam bentuk promosi bersama untuk produk karet dan kopi. Mereka akan belajar kopi dari Indonesia," kata Amran, Selasa (21/4).

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) memprediksi produksi karet naik sekitar 3,5%. Rinciannya, pada tahun 2015 produksi karet sebesar 3,32 juta ton. Lalu 2016 sebesar 3,43 juta ton, 2017 sebesar 3,68 juta ton. 2018 sebesar 3,68 juta ton dan terakhir pada 2019 sebesar 3,8 juta ton.

Pelemahan harga karet selama setahun terakhir mendorong pemerintah mengoptimalkan hilirisasi. Setiap kementerian nantinya diminta menyerap karet demi mempercepat hilirisasi dalam negeri. Akan ada joint statement dengan kementerian terkait yang digagas Kementerian Perdagangan (Kemdag).

Setiap kementerian diminta komitmennya untuk menyerap karet dalam negeri. Misalnya, Kementerian Pekerja Umum wajib menggunakan karet alam Indonesia sebagai bahan untuk mencampur aspal jalan, jembatan, hingga roda pesawat terbang.

Kementerian Pertanian memastikan produksi dalam negeri tercukupi. Lalu, Kemendag mematok harga jual dan Kementerian Perindustrian mempercepat hilirisasi dalam pembangunan pabrik dalam negeri.

http://industri.kontan.co.id/news/vietnam-mitra-baru-indonesia-di-sektor-perkebunan



Berita : Terkait