PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company

22 February 2016 - 15:11:59 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : marihot | views : 1228

Gapki Minta Produk Palm Oil Free Ditarik

JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) meminta Kementerian Perdagangan (Kemdag) mencegah kampanye negatif terhadap produk kelapa sawit. Pasalnya, belakangan ini, ditemukan kampanye negatif yang semakin masif terhadap crude palm oil (CPO) dengan adanya makanan impor berlabel palm oil free (POF).

POF artinya produk tersebut tanpa mengandung minyak sawit. POF ini sudah beredar di sejumlah outlet Ranch Market di Jakarta dan merupakan yang pertama kali di Indonesia.

Makanan ini merupakan produk asal Italia berbentuk makanan kemasan yang merepresentasikan kampanye anti sawit. Negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat ini mengesankan kalau POF ini aman dikonsumsi dibandingkan produk yang mengandung sawit.

"Kami minta supaya produk itu ditarik dari peredaran," ujar Sekjen Gapki Togar Sitanggang, akhir pekan lalu.

Gapki sendiri telah melayangkan surat protes ke Kemdag, mengingat 43% kebun sawit di Indoensia milik para petani. Dimana petani menyumbangkan 30% produksi sawit nasional.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemdag, Srie Agustina mengakui kalau label informasi seperti ini mendiskreditkan produk sawit secara tidak langsung. Kemdag memandang produk tersebut bentuk black campaign terselubung kepada produk sawit. “Kami akan mengecek langsung ke lokasi,” kata Srie.

Srie menyebutkan label produk makanan dalam rangka informasi untuk meningkatkan daya saing diperbolehkan saja seperti sertifikasi HCCP atau label pemenang award.

http://industri.kontan.co.id/news/gapki-minta-produk-palm-oil-free-ditarik



Berita : Terkait