PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Petani Plasma

07 Desember 2016 - 08:37:31 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 132

Meski Harga Tanda Kelapa Sawit Turun, Tapi Pendapatan Rustandi Hingga Puluhan Juta Setiap Bulannya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK/ -Meski harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit turun, namun tidak membuat mereka para petani sawit Plasma Rimba Belian di Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau yang bermitra dengan PTPN XIII, meninggalkan sumber kehidupan yang selama ini telah digeluti bertahun-tahun.
 
Mereka ingin, agar kondisi cepat pulih seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab, ada ribuan kepala keluarga yang hidup dilahan ribuan hektare itu.
 
Dalam kunjungan para wartawan, ke kawasan perkebunan kelapa sawit di PTPN XIII Meliau pada Jumat (27/11/2015), Rustandi selaku Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Sawit Plasma menuturkan kalau anggota KUDnya memiliki lahan seluas 1.546 hektare.
 
Ia menceritakan kalau Lahan seluas itu dalam satu hari bisa memproduksi Tandan Buah Segar (TBS) 105 ton dan untuk rata-rata perhari saja, bisa mencapai 80 ton.
 
Ia berharap petani plasma maupun non plasma, gajian lebih tepat waktu, dan untuk petani non plasma meminta penambahan kuota produksi jika pabrik masih memungkinkan.
 
Lanjutnya Selain itu Rustandi mempunyai kebun plasma, ia juga memiliki kebun sawit non plasma yang luasannya melebihi kebun plasma.
 
Tak hanya itu, akibat Menurunnya harga sawit dinilai mengurangi penghasilkan, namun bagi Harianto Revin, yang menuturkan masih ada berkah bagi diri dan keluarganya.
 
Dalam satu bulan, uang hasil penjualan kelapa sawit yang diterimanya hingga puluhan juta rupiah.
 
"Anak saya dua, sekarang sudah lulus sarjana di Pontianak, satu sarjana Hukum dan satunya lagi sarjana Pertanian," kata ‎Bapak dua anak ini, yang tinggal di Dusun Bungkong Desa Pandu Raya Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau.
 



Berita : Terkait