PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
ISPO

15 Desember 2016 - 14:21:25 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 605

Sampai Akhir 2016, 226 perusahaan Dapat Sertifikat ISPO

Berita Lintas | 15 December 2016 | Administrator img
 
INFO SAWIT, JAKARTA – Belum lama ini sebanyak 42 perusahaan perkebunan kelapa sawit kembali menerima sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) di Medan Sumatera Utara bertepatan dengan Hari Perkebunan Nasional, sehingga jika di total maka ada 226 perusahaan yang telah mengantongi sertifikat tersebut.
 
Ketua Sekretariat Komisi ISPO, Azis Hidayat mengatakan, 42 perusahaan tersebut memiliki lahan seluas 87.772,06 hektare (ha) dengan produksi setiap tahun sekitar 332.775,42 ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).
 
"Sehingga total untuk 226 perusahaan yang telah mendapatkan sertifikat ISPO tersebut memiliki lahan seluas 1.430.105,31 ha dengan produksi CPO per tahunnya sekitar 6.746.321,93 ton," ujarnya.
 
Menurut Azis, saat ini Komisi ISPO telah menerima 71 perusahaan yang telah diaudit oleh lembaga survei yang telah ditunjuk pemerintah. Sebelumnya, Komisi ISPO juga telah menerima sembilan perusahaan yang telah diaudit lembaga survei.
 
Jadi, tambahnya, saat ini ada 80 perusahaan hasil audit dari lembaga survei yang diserahkan ke Komisi ISPO. Selanjutnya, perusahaan-perusahaan tersebut dicek ulang oleh tim penilai Komisi ISPO apakah telah sesuai dengan prinsip maupun kriteria yang ada di Permentan No. 11/2015 tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan.
 
Azis menargetkan ke-80 perusahaan yang sudah berada di Komisi ISPO tersebut semuanya bisa lulus verifikasi sehingga sertifikatnya bisa diserahkan pada Maret tahun depan. "Target saya Maret (sertifikatnya) kita serahkan bersamaan dengan ulang tahun ISPO yang keenam. Momentum itu kita gunakan untuk penyerahan sertifikat ISPO," katanya tulis Antara. (T2)



Berita : Terkait