PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Biogas

10 Januari 2017 - 07:45:00 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 270

Biogas Sawit: Keutamaan Teknologi Reaktor

Berita Utama | 08 January 2017 | Administrator
img

INFO SAWIT, JAKARTA - Keberadaan reaktor sebagai bagian dari pembangkit ini merupakan teknologi reaktor yang mumpuni digunakan sebagai intalasi pembangkit listrik terbarukan. Tentu saja, teknologi reaktor akan mampu menjadi pembangkit gas terbarukan yang ramah lingkungan.

Penggunaan tanki pre-treatment yang dilengkapi buffer tank merupakan perangkat utama yang digunakan sebelum Palm Oil Mill Effluent (POME) dialirkan masuk kedalam reaktor. Keberadaan reaktor ini adalah untuk memastikan hasil zero pond, zero pollution dan higher biogas yang mumpuni, sehingga hasil biogas dapat digunakan sebagai bahan baku energi terbarukan.

Hasil pengelolaan POME melalui seperangkat reaktor ini langsung dapat mengelola BOD yang dihasilkan PKS sehingga berkurang drastis hingga sebesar 20 mg/l saja. Tentu saja, pengelolaan limbah POME melalui teknologi reaktor sangat membantu PKS mereduksi limbah PKS yang dihasilkan sehingga aman bagi lingkungan sekitarnya.

Bila dibandingkan dengan penggunaan teknologi biomasa lainnya, penggunaan teknologi reaktor terbilang lebih unggul pula. Pasalnya, penggunaan teknologi reaktor, mampu mengelola limbah POME sebagai bahan baku menjadi energi baru dan terbarukan. Limbah POME yang mengandung gas methane mampu diolah menjadi energi baru biogas dan terus dihasilkan.

Siklus energi terbarukan, yang mampu terus mengelola limbah yang dihasilkan PKS menjadi energi baru dan terbarukan, menjadi kunci sukses penggunaan teknologi reaktor dewasa ini. Teknologi reaktor juga terbilang tahan lama, pasalnya mampu digunakan hingga selama 20 tahun lebih secara berkelanjutan.

Tentu saja, bila dibandingkan secara singkat, daya tahan penggunaan teknologi reaktor jauh lebih unggul bila dibandingkan teknologi cover lagoon. Itulah sebabnyadibeberapa negara yang terlebih dahulu menggunakan cover lagoon, secara perlahan-lahan sudah mulai melakukan konversi menggunakan teknologi reaktor.

Teknologi reaktor juga memiliki keunggulan lebih bila dibandingkan dengan sumber energi lainnya, seperti panas matahari, angin dan air. Pasalnya, teknologi reaktor digunakan untuk mengelola sumber bahan baku yang berupa limbah industri. Sehingga, teknologi reaktor sangat membantu industri dalam mengelola limbah merugikan menjadi sumber energi baru dan terbarukan dengan hasil produksi yang relatif lebih stabil.

Sebaliknya, sumber energi panas matahari, angin dan air hanya mampu mengelola sumber bahan baku yang gratis didapatkan dari alam, tanpa memiliki kelebihan sebagai pengelola limbah industri. Sebab itu, teknologi reaktor termasuk generasi kedua atau generasi lanjutan yang mampu menghasilkan sumber energi terbarukan, sekaligus mengelola limbah industri menjadi aman bagi lingkungan dan manusia sekitarnya.

Nilai lebih lainnya, sumber energi yang dihasilkan dari mengelola POME, dapat langsung dikonsumsi internal untuk bahan bakar boiler melakukan produksi minyak sawit. Sehingga keuntungan besar didapat, lantaran PKS bisa terus berproduksi sejalan penggunaan teknologi reaktor yang terus menghasilkan biogas.

Selanjutnya, biogas dapat digunakan pula sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Sehingga tenaga listrik yang dihasilkan dari penggunaan bahan baku biogas dapat digunakan secara internal maupun diperluas penggunaannya untuk masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit.

Alhasil, dampak penggunaan biogas berbahan baku limbah sawit yang cenderung meluas. Juga memberikan isyarat besar bagi para pemangku kepentingan industri minyak sawit, termasuk pemerintah. Keunggulan industri minyak sawit yang menghasilkan produk ramah lingkungan juga berguna menghasilkan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan pula.

Identitas industri tanpa limbah memang layak untuk disandang industri minyak sawit berkelanjutan karena menghasilkan minyak sawit berkelanjutan yang sehat, aman, dan ramah lingkungan, sekaligus mengelola limbahnya untuk menghasilkan sumber energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi banyak pihak. (T1)



Berita : Terkait