PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Listrik dari limbah sawit

23 February 2017 - 15:10:51 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 229

Pemkab Kukar Fasilitasi Bangun Pembangkit Listrik dari Limbah Sawit

INFO SAWIT, TENGGARONG- Krisis listrik di wilayah Hulu Mahakam tampaknya dapat teratasi. Pasalnya, beberpa hari lalu Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) didatangi konsultan dari Jakarta. Konsultan tersebut menawarkan teknologi yang dapat mengubah pelepah atau tandan kosong (tankos) sawit menjadi energi listrik.

Kepala Dinas Perkebunan Kukar, Akhmad Taufik mengungkapkan, pihaknya tertarik dengan sistem itu. Pihaknya memfasilitasi pertemuan konsultan dengan salah satu perusahaan sawit di Muara Kaman, yaitu PT. Maju Kaltim Harapan (MKH). “Sistemnya itu namanya Aqylon dari Jerman,” ungkap Akhmad Taufik, didampingi Kabid Usaha Dan Perlindungan Disbun Kukar, Halilintar tulis kliktenggarong.com.

Dari paparan konsultan, teknologi ini dapat menghasilkan energi listrik dengan kapasitas 7-8 megawatt hanya dengan menggunakan bahan baku tankos dan pelepah sawit. Selama ini, bahan-bahan tersebut hanya sebagian dipergunakan untuk pupuk dan separuhnya hanya menjadi sampah.

Pihak perusahaan pun akhirnya tertarik karena mereka merasa seluruh bagian sawit dapat dipergunakan. Selain itu, pihak perusahaan nantinya dapat mengirit ongkos biaya membeli solar sebagai bahan bakar diesel yang digunakan untuk mesin penerangan perusahaan.

Tidak hanya itu, lahan yang dibutuhkan pabrik ini tidak terlalu cukup luas, hanya sekitar 400 hektar.  “Manajernya kemarin tertarik. Sekarang tinggal tunggu jawaban ownernya dari Malaysia,” ujar Akhmad. Energi listrik yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan perusahaan sendiri yang hanya membutuhkan tenaga sekitar 3 megawatt.

Namun, sebagian energi listrik yang tidak terpakai bisa dijual ke PLN untuk selanjutnya disuplai ke rumah-rumah warga yang mengalami krisis listrik selama ini. “Pembagian hasil tenaga listrik yang dijual ke PLN ini yang membuat pihak perusahaan menjadi lebih tertarik,” tuturnya. (T2)