PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
ISPO

30 Maret 2017 - 15:58:45 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 377

Urgensi ISPO Dipertanyakan GAPKI Kaltim

Berita Lintas | 30 March 2017 | Administrator
img

Info SAWIT, BALIKPAPAN - Sistem standar produk minyak sawit berkelanjutan atau Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang diterapkan sejak lebih dari setahun terakhir, malah membingungkan kalangan pengusaha. Disebut-sebut wajib, pengajuan dari perusahaan justru tak dilayani maksimal.

Wakil Ketua Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Azmal Ridwan mengatakan, banyak pebisnis yang mengajukan ISPO malah tak terlayani maksimal. Padahal, pemerintah telah memberlakukan standar untuk industri sawit berorientasi ekspor itu sejak akhir 2015. “Katanya, Desember 2015, semua sudah wajib memenuhi atau melewati proses sertifikasi ISPO. Pengusaha secara umum menyanggupinya. Namun, ternyata banyak pengajuan yang tak disentuh. Alasannya karena badan penyelenggaranya tak cukup untuk melayani dengan cepat,” kata Azmal seperti ditulis Kaltim Post, belum lama ini.

Jika memang belum siap, kata dia, pemerintah mestinya jangan dulu menerapkan deadline terlampau cepat. Atau jika memang ingin segera diterapkan menyeluruh, sumber daya untuk melayani standardisasi tersebut dipenuhi sesuai kebutuhan.

“Dan yang tak kalah penting, apakah ISPO ini menjamin keberlangsungan bisnis kami di pasar internasional? Kalau tidak, ya tidak usah diwajibkan. Sebab ini sangat membuang-buang waktu dan tenaga. Semoga ini bisa kita luruskan bersama karena pada dasarnya pengusaha itu patuh, asal aturannya jelas,” bebernya.

Untuk menyelaraskan persepsi, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha, akan hadir dalam workshop yang digelar Borneo Oil Palm (BOP) Forum di Platinum Balikpapan Hotel and Convention Hall, Kamis (30/3). Semua pihak, kata dia, wajib duduk bersama untuk menyatukan pandangan. “Sudah bukan zamannya kita saling menyalahkan. Sudah harus saling dukung. Tapi, semua harus tahu dan paham tugas pokok masing-masing,” tuturnya. (T2)

http://www.infosawit.com/news/6219/urgensi-ispo-dipertanyakan-gapki-kaltim