PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Kebun kelapa sawit

03 April 2017 - 07:35:31 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 355

Penyelesaian Lahan Poktan di Taliyasan Tidak Sederhana

Berita Lintas | 03 April 2017 | Administrator
img

InfoSAWIT, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, mengakui tidak mudah untuk menyelesaikan antara Kelompok Tani Baba Gunung di Kampung Talisayan, dengan PT Tanjung Buyu Perkasa (TBP) Plantation. Pasalnya, persoalan lahan yang diklaim menjadi hak kelompok tani, sudah berlangsung sejak 2006 lalu.

Menurut Muharram, menyelesaikan masalah tumpang tindih layan yang kini telah menjadi kebun inti perusahaan, tidak sesederhana yang dibayangkan. Walau kelompok tani memiliki surat izin penguasaannya, nyatanya selama ini sudah dikuasai PT TBP.

Lanjutnya, pihaknya bisa saja memerintahkan perusahaan untuk mengganti lahan yang diklaim kelompok tani Baba Gunung itu. Tetapi, lokasi sebagai lahan pengganti tersebut juga belum ada hingga kini. “Cari penggantinya ini yang kami cukup kesulitan. Jadi masalahnya memang tidak sesederhana yang dibayangkan,” tuturnya seperti dikutip Berau Post.

Muharram memaklumi jika Kelompok Tani Baba Gunung mengaku ada hak-haknya yang belum dipenuhi. Terlebih ketika belum ada lahan untuk mengganti kebun yang sudah menjadi area perusahaan.

“Harusnya dulu sebelum banyak izin-izin baru muncul, ini (lahan milik Baba Gunung) diamankan dulu. Ini memang dalam perjalanannya seperti ini. Saya serba salah juga sebetulnya ingin memenuhi keinginan teman-teman di kelompok tani ini. Sayangnya, solusinya yang belum ada, itu yang repot,” terangnya.

Mantan anggota DPRD Berau dan Kaltim ini mengatakan, sudah menugaskan Dinas Perkebunan untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menemukan solusi. “Bagaimana hasil kajian mereka, kita tunggu nanti,” pungkasnya.(T2)

http://www.infosawit.com/news/6237/penyelesaian-lahan-poktan-di-taliyasan-tidak-sederhana



Berita : Terkait