PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Petani Karet

04 April 2017 - 09:02:08 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 394

Harga Turun, Petani Malas Sadap Karet

3 April 2017 13:01

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA - Baru saja rasa gembira, harga karet naik menjadi Rp 12 ribu per kilogram (kg), sekarang ini harga getah karet kembali anjlok diangka Rp 7 ribu per kilogram.

Turunnya harga karet ini sudah terjadi sejak satu minggu belakangan.

"Haga karet sekarang ini turun lagi. Dulu beberapa waktu lalu, sempat naik tinggi. Namun sekarang turun lagi," jelas Bet seorang pemilik kebun karet di wilayah OKU, Senin (3/4/2017).

Kemarin saat harga karet baik, mereka mengaku semangat-semangatnya untuk menyadap batang karet.

Namun pasca turunya harga ini rasa malas kembali menjadi malas.

"Sekarang ini istirahat dulu nyadap karet. Tunggu naik lagi baru nyadap lagi. Harapan kami kedepan bisa naik kembali. Terlebih mendekati bulan puasa ini," ujarnya.

Disamping itu, turunnya harga karet ini berbanding terbalik dengan harga buah segar sawit.

Buah sawit cendrung lebih stabil.

Sekarang ini bertahan di harga 1700 per kilogram. Namun sayangnya hasil buah segar sawit ini, tidak diiringi hasil buah di kebuh.

"Hasil buah lebih sedikit. Sebab bukan memasuki musim panen," ujarnya

Ia menambahkan, biasanya sawit mulai berbuah atau memasuki musim panen pada bulai Mei dan Juni.

"Biasanya kalau memasuki musim panen harga buah sawit ini akan turun. Namun turunya harga buah sawit itu biasanya tidak terlali drastis. Berbeda dengan buah sawit," ujar Robi pemilik kebun sawit.

Meski demikian ia berharap. Pada musim panen buah sawit harga bisa tetap stabil.

Bahkan diharapkan bisa naik lagi dari harha sekarang, jika sudah memasuki musim panen.

"Harapan kita ya bisa naik lagi," ujarnya.(rws)

http://sumsel.tribunnews.com/2017/04/03/harga-turun-petani-malas-sadap-karet



Berita : Terkait