PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Petani Independen UD Lestari Raih Sertifikat RSPO

22 September 2017 - 07:47:26 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 193

Petani Independen UD Lestari Raih Sertifikat RSPO

21 September 2017 | Administrator img

InfoSAWIT, SEI MANGKEI - UD Lestari, koperasi petani kelapa sawit swadaya, telah berrhasil mendapat sertifikasi kelompok RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) yang pertama di Sumatera Utara. Saat penyerahan sertifikat tersebut dihadiri oleh Unilever, PTPN III, Prakarsa Perdagangan Berkelanjutan IDH, dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) yang bermitra untuk mendorong kelapa sawit lestari melalui program sertifikasi RSPO untuk petani kecil. Sebanyak 63 petani UD Lestari, di antaranya 19 adalah petani perempuan, mengikuti program sertifikasi.

Chief Officer Supply Chain Unilever, Marc Engel mengatakan, sebagai salah satu pengguna akhir kelapa sawit terbesar di dunia di sektor barang konsumsi, Unilever berkomitmen untuk memimpin transformasi industri minyak sawit lestari. Prinsip panduan utama dalam Kebijakan Sumber Minyak Sawit Lestari adalah untuk mendukung masuknya petani kecil ke dalam rantai pasokan kami. Sertifikasi petani UD Lestari merupakan tonggak penting dalam perjalanan tersebut. “Kami percaya bahwa transformasi sektor minyak sawit yang menguntungkan dan berkelanjutan harus mencapai keseimbangan yang tepat antara tujuan sosial, lingkungan dan ekonomi,” katanya dalam keterangan resni diterima InfoSAWIT.

Lebih lanjut kata Marc Engel, pihaknya berkomitmen untuk mendukung lebih banyak petani kecil untuk memperbaiki mata pencaharian dan pendapatan mereka. “Hal ini sejalan dengan visi Unilever untuk mengembangkan bisnis kita sambil mengurangi jejak lingkungan kita dan membawa dampak sosial yang positif. Kami yakin bahwa pencapaian industri kelapa sawit berkelanjutan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sipil, " katanya.

Sementara dikatakan, Produksi PTPN III SEVP, Alexander Maha mengatakan, salah satu komoditas utama produksi PTPN III adalah minyak inti sawit; dan dengan mengenalkan praktik pertanian berkelanjutan kepada petani kelapa sawit independen merupakan aspek penting untuk mendorong minyak sawit lestari. “Kami senang menjadi bagian dari kolaborasi ini, yang sejalan dengan misi kami untuk mengembangkan industri hulu berbasis agro yang berkelanjutan,” katanya.

Tutur Direktur RSPO Indonesia, Tiur Rumondang, guna mencapai visi transformasi pasar agar berkelanjutan Kelapa sawit itu norma, pertanggungjawaban petani kecil adalah suatu keharusan. Komitmen dari para pemangku kepentingan untuk mendukung petani kecil menerapkan prinsip keberlanjutan dan membantu mereka mendapatkan akses terhadap akses teknis dan pasar serta dukungan finansial sangat penting untuk memastikan norma tersebut diadopsi oleh semua pelaku di industri kelapa sawit. “Kolaborasi antara para pemain dalam rantai pasokan minyak sawit untuk membawa UD Lestari menjadi kelompok petani bersertifikat RSPO pertama di provinsi Sumatera Utara menunjukkan sebuah tindakan teladan untuk memotivasi orang lain melakukan hal yang sama," katanya.

Lantas dikatakan, Direktur IDH Indonesia, Fitrian Ardiansyah, IDH mengucapkan selamat kepada petani UD Lestari dalam mencapai sertifikasi RSPO, yang merupakan proses yang menantang. Kami senang dapat bermitra dengan Unilever, PTPN III, dan RSPO untuk mendukung UD Lestari dalam pengembangan kelapa sawit lestari di Indonesia dan kami berharap kelompok tersebut dapat bertindak sebagai inspirasi bagi orang lain. “Perjalanan keberlanjutan dimulai dari petani dan diharapkan bisa menciptakan momentum yang akan menghasilkan produktivitas kelapa sawit dan komoditas lainnya serta perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan," tutur dia.

Manajer ICS UD Lestari, Jumadi mengataka, sertifikasi RSPO sangat bermanfaat bagi petani kita, karena melengkapi pengetahuan mendalam tentang Good Agriculture Practices (GAP), termasuk penerapan pupuk dan pestisida dan teknik pemanenan yang baik. “Selanjutnya, sertifikasi tersebut juga memungkinkan petani untuk menjual tandan buah segar mereka (TBS) dengan harga premium, sehingga meningkatkan pendapatan mereka," tutut Jumadi. (T2)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/6991/petani-independen-ud-lestari-raih-sertifikat-rspo



Berita : Terkait