PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Tandan Buah Sawit

04 Oktober 2017 - 12:25:32 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 73

Bersama Produsen Sawit Lainnya Indonesia Protes Hambatan Dagang Eropa

04 October 2017 | Administratorimg

InfoSAWIT, JAKARTA -  Perwakilan Tetap Republik Indonesia di Jenewa, Swiss, menyebut pemerintah telah memprakarsai pelaksanaan kegiatan bertajuk Workshop on Sustainability and Non-Tariff Barriers to Trade: The Case Study of Palm Oil.

Workshop ini didukung oleh beberapa negara produsen sawit lainnya, seperti Malaysia, Thailand, Guatemala, dan Kolombia. Catatan di beberapa negara tujuan ekspor, khususnya Eropa, produk sawit diperlakukan diskriminatif terkait dengan isu-isu pengrusakan hutan, perubahan iklim, dan pelanggaran hak masyarakat adat.

Wakil Tetap RI di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib menunjukkan ada berbagai tekanan terhadap produk sawit di Eropa. Tekanan berasal dari berbagai negara maju dan aturan tarif dan nontarif yang ditetapkan oleh pemerintah pengguna sawit.

sementara, sejumlah pembicara, khususnya yang berasal dari negara ekonomi kecil mengungkapkan bahwa perkembangan industri sawit telah mengubah kondisi ekonomi negaranya dalam tatanan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

"Program pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, peningkatan pendapatan telah banyak didukung oleh industri sawit. Di dalam perkembangannya, industri sawit ini telah melibatkan para pelaku berskala kecil," ujarnya seperti ditulis Antara.

Margot Logman dari Aliansi Minyak Sawit Eropa (European Palm Oil Alliance/EPOA) memberikan informasi yang seimbang dalam perspektif kelapa sawit yang berkelanjutan di kawasan Eropa, khususnya dari sisi pelaku konsumen, untuk mengatasi tantangan terhadap isu lingkungan dan sosial terkait dengan penggundulan dan degradasi hutan.

"Minyak kelapa sawit menafkahi banyak orang di dunia, sehingga negara maju harus membantu negara-negara produsen untuk membuat minyak sawit lestari," terang dia.

EPOA mengakui bahwa produksi kelapa sawit memainkan peran yang penting di dalam kegiatan ekonomi negara-negara produsen dan telah berperan secara langsung maupun tidak langsung untuk membantu masyarakat keluar dari kemiskinan di negara-negara tersebut. (T3)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/7052/bersama-produsen-sawit-lainnya-indonesia-protes-hambatan-dagang-eropa



Berita : Terkait