PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Foto : Ilustrsi

03 Januari 2018 - 14:24:10 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 62

Mei 2018, Minyak Solar non PSO Mesti Dicampur Biodiesel Sawit

03 January 2018  | Administrator img

InfoSAWIT, JAKARTA – Setelah menerapkan kewajiban campuran biodisel sawit sebanyak 20% ke minyak solar (B20) untuk transportasi umum. Kini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menerapkan hal yang sama ke minyak solar nonsubsidi.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pemerintah menargetkan penyerapan biodiesel sebanyak 3,5 juta kilo liter (kl) pada 2018. Jumlah itu meningkat 1 juta (kl) dari target 2017 sebanyak 2,5 juta kl. "2018 kita di kasih target 3,5 juta kl atau ada tambahan 1 juta," kata Rida seperdi dikutip InfoSAWIT dari Liputan6.com, di Jakarta, Senin (1/1/2018).

Kata Rida, cara demikian adalah upaya untuk memperluas pencampuran biodiesel sawit ke minyak solar nonsubsidi guna mencapai target penyerapan biodiesel. Penerapan tersebut akan dimulai Mei 2018. "Memperluas ke non PSO (non subsidi), Perluasannya tahun depan periode ke enam Mei-Oktober‎," tutur dia.

Kebijakan perluasan pencampuran biodiesel sawit ke minyak solar nonsubsidi hanya berlaku pada industri kendaraan operasional pertambangan. "Pak menteri berpesan agar semua pihak sepakat dulu. Selama ini sudah ada yang pakai 15 persen," tandas Rida. (T2)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/7541/mei-2018--minyak-solar-non-pso-mesti-dicampur-biodiesel-sawit