PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Kemitraan Solusi Peningkatan Produktivitas Kebun Sawit Petani

21 September 2018 - 08:40:35 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 32

Kemitraan Solusi Peningkatan Produktivitas Kebun Sawit Petani

20 September 2018 | by : Administrator

InfoSAWIT, PEKANBARU - Produktivitas perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh petani swadaya  masih tergolong rendah. Yakni berkisar 16-18 ton tandan buah segar (TBS) per hektar per tahun. Jika dirata-rata, TBS tersebut hanya mampu menghasilkan minyak sekitar 1,5–2 ton per hektar per tahun. Belum lagi tingkat rendemen juga masih di bawah 20%.

Hal ini disampaikan oleh Department Head of Partnership and Smallholder PT Astra Agro Lestari Tbk, Tidar Bagaskara, dalam acara Konferensi dan Expo Kemitraan Petani Kelapa Sawit (Perkebunan Inti Rakyat) di Pekanbaru (19/9/2018).

Usia tanaman kelapa sawit yang sudah tua menjadi salah satu penyebab rendahnya produktivitas tersebut. Selain itu, menurut Tidar, pola pengelolaan perkebunan kelapa sawit rakyat yang belum standar juga infrastruktur dan manajemen pengangkutan yang  kurang baik juga menjadi penyebab.

Oleh karena itu, PT Astra Agro Lestari Tbk mengembangkan pola kemitraan yang sesuai dengan kondisi  petani untuk meningkatkan produktivitas.  “Astra Agro memiliki kompetensi yang cukup untuk meningkatkan produktivitas kebun masyarakat,” ungkap Tidar, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT.

Menurutnya, segala kompetensi yang dimiliki Astra Agro dapat pula dikembangkan untuk masyarakat. “Dengan konsep kemitraan Astra Agro, kompetensi Astra Agro bisa dinikmati oleh petani pekebun,” tegas Tidar.

Pada akhirnya, kompetensi mendukung keberhasilan proses peningkatan produktivitas. Manfaat kemitraan dirasakan oleh koperasi maupun petani. Riswanto, Ketua KUD Karya Mukti, menyatakan, “Petani besar dari kemitraan. Kemitraanlah yang menyebabkan Koperasi (juga petani) menjadi kuat.” Pihaknya sangat terbantu dalam pengelolaan kebun. “Program KKMT membantu kami mengelola transportasi terutama pada saat TBS banyak,” ungkapnya. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait