PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Delegasi Uni Eropa Kunjungi PTPN V

15 Mei 2019 - 08:47:23 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 39

Delegasi Uni Eropa Kunjungi PTPN V, Buktikan Sawit Ramah Lingkungan

15 May 2019 | by : Administrator

InfoSAWIT, PEKANBARU – Setelah mengunjungi petani swadaya yang tergabung dalam Asosiasi Amanah di Riau, kegiatan diplomasi ekonomi Kementerian Luar Negeri untuk keberterimaan Indonesian Sustainabel Palm Oil (ISPO) di Uni Eropa dilanjutkan dengan mengunjungi perkebunan kelapa sawit yang dikelola PT Perkebunan Nusantara (PTPN V). Tercatat PTPN V adalah pioneer perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang memiliki unit sertifikasi ISPO terbanyak.

Delegasi Eropa dan perwakilan duta besar beberapa negara Uni Eropa tersebut saat kunjungan, melihat langsung pengelolaan kebun kelapa sawit, pembibitan, pabrik PKO dan biogas Kebun Tandun. Dimana Plant Biogas kebun Tandun mampu menghasilkan listrik sebanyak 1,2 MW yang digunakan untuk kebutuhan listrik pada pabrik PKO. Penerapan perkebunan berkelanjutan melalui prinsip kriteria ISPO, RSPO dan ICCC pun telah dilakukan.

Menurut para petani kelapa sawit plasma mitra PTPN V, pembinaan pekebun plasma dan swadaya sesuai prinsip keberlanjutan yang dilakukan perusahaan bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau serta Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab Kampar, telah memberikan semangat baru dan keinginan besar pekebun untuk memperoleh sertifikat ISPO.

Bahkan untuk mamastikan penerapan praktik berkelanjutan petani akan akan berkunjung dan belajar ke Asosiasi Amanah mempersiapkan sertifikasi keberlanjutan tahun 2020 yang akan datang.

Direktur PPHBun Dedi Junaedi menyampaikan, upaya pemerintah mendukung pekebun plasma dan swadaya melalui peremajaan sawit rakyat (PSR). “Diharapkan setelah kebun rakyat diremajakan diikuti pengelolaan budidaya yang baik, panen dan pasca panen yg tepat, serta pendokumentasian seluruh kegiatan dengan tertib administrasi sebagai persiapan menuju sertifikasi ISPO,” tandas dia, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT belum lama ini. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait