PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Bibit Sawit

09 Januari 2018 - 11:06:28 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 65

Pasar Benih Sawit Palsu Capai 23%

09 January 2018 | Administrator
img

InfoSAWIT, JAKARTA – Merujuk  penelurusan  InfoSAWIT, semenjak 2012 lalu penurunan permintaan benih sawit terus terjadi, merujuk informasi dari Direktorat Perbenihan Kementerian Pertanian, pasar benih sawit unggul terus menurun,  jika di tahun 2012 pasar benih sawit masih mencapai sebanyak 171 juta butir benih sawit yang terserap pasar, maka di 2016 lalu hanya sekitar 89,2 juta butir benih sawit.

Dengan demikian bila kapasitas terpasang produksi benih sawit nasional mencapai sekitar 240 juta lebih maka utilitas yang terpakai hanya mencapai sekitar 63% saja. Kondisi ini jelas semakin menekan industri benih sawit nasional.

Sementara itu, penurunan penyerapan pasar benih sawit nasional setiap tahunnya tercatat cukup tinggi,  sepanjang periode 2012 sampai 2015 rata-rata penurunan pasar benih sawit mencapai 24,3%, atau terdapat penurunan permintaan rata-rata sekitar 2o juta butir benih sawit per tahun.

Kendati demikian kondisi berbeda justru terjadi di 2016, lantaran pada tahun itu penyerapan benih sawit di pasar Indonesia terdapat kenaikan sekitar 17%. Ini merupakan kenaikan permintaan benih sawit untuk pertama kalinya semenjak tahun 2012 lalu.

Direktur PT Dami Mas Sejahtera, Tony Liwang mengatakan, kegiatan peremajaan sawit jadi harapan bagi industri benih sawit nasional, supaya ada permintaan pasar. Hanya saja kata Tony, yang menjadi pekerjaan rumah saat ini ialah masih banyaknya penggunaan benih sawit tidak bersertifikat alias palsu. “Jadi ini agak anomali,” katanya kepada InfoSAWIT belum lama ini di Jakarta.

Berdasarkan perkiraan penjualan benih sawit pasu ini tercatat masih sangat tinggi atau sekitar 23% dari total pangsa pasar benih sawit nasional. Sebab itu perlu ada solusi untuk mencegah terjadinya penyebaran benih sawit palsu ini.

Kendati beberapa produsen benih sudah melakukan berbagai strategi guna mencegah penyebaran benih sawit palsu ini, misalnya dengan membuka warung bibit di sentra-sentra kebun sawit petani, atau mobil bibit berjalan yang langsung mendatangi petani sawit.

Sementara itu penjualan PT Dami Mas Sejahtera di 2017 tercatat mampu memenuhi target, dan di 2018 bakal ada kenaikan penjualan menyusul adanya penerapan program peremajaan kelapa sawit petan oleh pemerintah. "Faktor pendorong penjualan benih adalah peremajaan karena pembukaan areal baru cenderung menurun," jelas Tony yang juga sebagai Sekjen Forum Kerjasama Produsen Benih Sawit Indonesia.

Sekadar informasi benih sawit yang dijual oleh PT Dami Mas Sejahtera dapat memproduksi tandan buah segar (TBS) mencapai lebih dari 26 ton per ha hingga 36 ton per ha. Angka tersebut dapat tercapai bila pohon sawit mencapai masa produktif plus penerapan Good Agricultural Practices (GAP).

Harga benih sawit PT Dami Mas Sejahtera sebesar Rp 10.000 per butir kecambah. Hal itu juga dipengaruhi oleh jumlah pembelian. Tony bilang, semakin banyak jumlah pembelian maka harganya akan semakin murah. (T2)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/7571/pasar-benih-sawit-palsu-capai-23-



Berita : Terkait