PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Benih Sawit

17 Januari 2018 - 08:22:27 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 120

Pasar Benih Sawit 2017 Terdongkrak?

17 January 2018 | Administrator
img

InfoSAWIT,  JAKARTA - Merujuk catatan Direktorat Perbenihan, Kementerian Pertanian, kapasitas terpasang benih sawit nasional di 2017  telah mencapai 240,5 juta butir per tahun dengan jumlah penyedia benih sawit sebanyak 15 produsen. Empat perusahaan diantaranya adalah waralaba dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Medan.

Sampai tahun 2017, 15 produsen berencana memproduksi benih sawit unggul  sebanyak 117,6 juta butir benih sawit, atau sekitar 51% dari kapasitas terpasang. Bila dibandingkan dengan penyerapan benih sawit di tahun 2016, rencana produksi di 2017 tercatat ada kenaikan sekitar 49%.

Rencana produksi ini bisa dibilang sangat optimis karena dari total rencana produksi benih sawit sepanjang tahun 2017, sekitar 42% atau sebanyak  56,8 juta butir benih sawit sudah dipastikan terserap pasar. Sisanya, sebanyak 52% atau sekitar 60,7 juta butir benih sawit masih akan floating atau bisa saja berubah, tergantung dari terciptanya pasar benih sawit tambahan di tahun ini.

Ketua Forum Kerjasama Produsen Benih Sawit Indonesia, Dwi Asmono menilai, pasar benih sawit tahun ini tidak akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Dia mengatakan, serapan benih sawit pada kuartal I tahun 2017 masih kalah tinggi dibandingkan dengan tahun 2016 lalu pada periode yang sama. “Serapannya lebih rendah sekitar 10%,” katanya kepada InfoSAWIT belum lama ini di Jakarta.

Namun potensi peningkatan penyerapan benih sawit itu masih tetap ada. Dwi Asmonojuga menambahkan, biasanya permintaan itu akan naik pada semester 2 karenakebutuhan benih sawit untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit, peremajaan, dan kegiatan lainnya.

Namun tahun 2017 ini berbeda karena terdapat kendala dalam pengembangan kelapa sawit. Misalnya, rencana penerbitan peraturan yang menyangkut moratorium sawit. Bila kebijakan itu benar-benar diterapkan, diyakini, banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit tidak akan mengambil resiko untuk melakukan pengembangan lahan. Kendala lainnya adalah rencana peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat yang masih belum sepenuhnya bisa berjalan.

Fakta menunjukkan, rencana peremajaan kelapa sawit dari pemerintah menjadi sangat penting sebagai awal untuk kembali menggenjot permintaan benih sawit unggul di Indonesia. Apalagi peremajaan kelapa sawit rakyat tahun ini sepenuhnya diserahkan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian sebagai lembaga teknis pelaksana. (T2/Terbit di Majalah InfoSAWIT Edisi Juli 2017)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/7605/pasar-benih-sawit-2017-terdongkrak-



Berita : Terkait