PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
CPO

12 February 2018 - 08:15:06 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 63

Menumbuhkan Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan di Indonesia

12 February 2018  | by : Administrator

InfoSAWIT, JAKARTA - Jika Eropa sudah berkomitmen untuk menyerap certified sustainable palm oil (CSPO) 100%, kini saatnya giliran peningkatan penggunaan CSPO di Indonesia. Sebelumnya pasar Indonesia dianggap sebagai pasar yang belum bisa menggunakan CSPO karena para produsen pengguna minyak sawit berdalih, pasar minyak sawit berkelanjutan belum terbentuk.

Wajar bilamana ada beberapa produk di Eropa sudah berlabel merek dagang RSPO, namun tidak demikian saat diperdagangkan di Indonesia. Guna mengatasi hal demikian, World Wildlife Fund (WWF Indonesia) meluncurkan gerakan #BeliYangBaik. Cara ini diyakini bakal mendorong peningkatan kesadaran konsumen dalam membeli produk yang berasal dari bahan baku yang tidak merusak lingkungan.

Sustainable Palm Oil Program Manager, WWF Indonesia, Putra Agung, mengatakan, Indonesia secara khusus merupakan pasar CPO yang unik karena selain sebagai produsen, Indonesia juga tercatat sebagai konsumen CPO. Diharapkan, kampanye #BeliYangBaik akan mendorong penggunaan CSPO di Indonesia Hingga saat ini, tercatat dari total produksi CPO di Indonesia sebanyak 32 juta ton, sekitar 30% digunakan di dalam negeri. Dari jumlah itu, sekira 80% digunakan untuk bahan baku minyak goreng.

Footprint Campaign Coordinator, WWF Indonesia, Margareth Meutia, mengatakan, peluncuran kampanye ini berguna memperkenalkan ecolabel (label produk ramah lingkungan), sehingga konsumen bisa lebih peduli terhadap produk yang dibelinya.

Namun kampanye itu tidak sebatas pada komoditas minyak sawit saja, tetapi termasuk untuk produk yang berasal dari komoditas perkayuan, perikanan dan produk lainnya. “Kita sampaikan, kampanye #BeliYangBaik, ini mencakup banyak komoditas, minyak sawit, produk kayu dan perikanan,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Upaya mendorong penyerapan produk minyak sawit berkelanjutan di Indonesia, bukannya tanpa alasan, tercatat Indonesia adalah pengguna minyak sawit tertinggi di  dunia. Saat ini diperkirakan, konsumsi minyak sawit Indonesia mencapai 9 juta ton, termasuk untuk minyak goreng, biodiesel, oleokimia dan produk turunan lainnya.

Namun demikian, perlu diingat, Indonesia adalah negara berkembang dimana pilihan konsumen terhadap produk ramah lingkungan masih menjadi pilihan yang kesekian. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait