PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Presiden Joko widodo

08 Mei 2018 - 08:00:38 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 347

Presiden Jokowi Akan Resmikan Penanaman Kembali Sawit 25.423 Ha Di Riau

QAYUUM AMRI     7 Mei 2018

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) akan berkelanjutan di Provinsi Riau yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Mei 2018. Potensi lahan yang harus direplanting mencapai 25.423 hektare di Riau dari target nasional seluas 185 ribu ha.
 
Presiden Jokowi secara simbolis meresmikan peremajaan sawit KUD Subur Makmur seluas 328 hektar di Desa Kepenghuluan Pelita Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rohil, Riau. “Lahan yang menggarap 131 kepala keluarga petani,” jelas Ferry HC Ernaputra, Kepala Dinas Perkebunan Riau, dalam layanan pesan WhatsApp, Senin (7 Mei 2018).

Sebagai upaya menyukseskan PSR, Ferry HC telah mengeluarkan surat bernomor 522.26 / DISTPHBUN-B.BUN / 1303 hak milik Sawit Pekebun Tahun 2018. Dalam bulan ini, menargetkan PSR di Riau seluas 25.423 hektare mencakup 8 kabupaten.

Kedelapan kabupaten itu antara lain Kampar (4.249 ha), Rokan Hulu (4.927 ha), Pelalawan (4.197 ha), Rokan Hilir (4.817 ha), Siak (2.507 ha), Kuantan Singingi (1.832 ha), Indragiri Hulu (1.203 ha) , dan Bengkalis (1.629 ha).

Dalam surat itu juga kepala dinas kabupaten / kota digunakan. Jumlah anggota bervariasi tergantung beban pekerjaan dan luasan lahan. Lahan seluas 50 ha-4.000 jumlah personil sebanyak 7 orang, sedangkan lahan di atas 4.000 ha orang 10 orang.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan, PSR merupakan langkah untuk membantu warga sekitar perkebunan kelapa sawit. Diantara perkebunan sawit rakyat tersebut terdapat perusahaan besar.

“Nantinya mereka (perusahan) harus membina dan membantu desa-desa di sekitar mereka. Kalau desanya mau buka kebun, ya mereka bantu. Jika diperlukan mereka sediakan traktor, pilih warga jangan membakar lahannya, ”pungkas Darmin.

Program PSR telah berjalan dari tahun yang lalu yaitu Sumatera Utara dengan luas 9.109 ha dan Sumatera Selatan seluas 4.446 ha.

Sumber : https://sawitindonesia.com



Berita : Terkait