PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Perkebunan Kelapa Sawit

21 Mei 2018 - 07:52:51 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 261

Produktivitas Sawit & Sumber Daya Manusia

21 May 2018 | by : Administrator

InfoSAWIT, JAKARTA - Pada dasarnya sebuah perusahaan perkebunan kelapa dibangun untuk memperoleh laba. Laba bisa tercapai salah satunya dengan didukung kualitas sumber daya manusia yang handal, supaya bisa memperoleh hasil produksi tinggi, yang pada akhirnya menciptakan laba.

Tujuan utama perusahaan perkebunan dan petani kelapa sawit adalah memperoleh laba. Manfaat laba bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit adalah sebagai dasar pembagian deviden, dasar kompensasi dan bonus bagi karyawan, dasar penentuan besarnya pajak yang harus dibayar, alat menilai kemakmuran perusahaan, pengukur prestasi manajemen, dasar untuk pengambilan keputusan atau kebijakan investasi. Sedangkan bagi petani kelapa sawit laba digunakan untuk peningkatan  kesejahteraan.

Menurut ilmu akuntansi laba didefinisikan sebagai selisih antara jumlah penjualan dengan biaya yang dikeluarkan. Laba berarti  penjualan dikurangi biaya. Jika penjualan sama dengan biaya, perusahaan tidak laba atau rugi (impas), jika penjualan lebih kecil dari biaya berarti perusahaan atau petani kelapa sawit mengalami kerugian. Penjualan diperoleh dari  harga jual per unit dikali jumlah unit yang terjual.

Pada perusahaan perkebunan, umumnya jumlah produksi tandan buah segar (TBS) sawit dan jumlah TBS  yang dijual sama. Jumlah produksi TBS semuanya langsung dijual ke PKS (Pabrik Kelapa Sawit), kalaupun ada sisa atau restan TBS keesokan harinya sudah habis diangkut/dijual ke PKS.

Dengan demikian faktor-faktor yang mempengaruhi  laba perusahaan perkebunan atau petani kelapa sawit adalah naik turunnya jumlah  TBS yang di jual/diproduksi (kg/ton) dan harga jual TBS  per kg/ton serta  naik turunnya biaya TBS

Harga jual TBS ditentukan oleh  hukum pemintaan dan penawaran yang dipengaruhi  oleh  antara lain volume ekspor minyak sawit mentah (CPO), harga CPO nasional dan faktor-faktor lainnya.  Oleh karenanya perusahaan perkebunan kelapa sawit lebih memilih memperbesar laba dengan cara berusaha meningkatkan jumlah produksi  TBS. Kenaikan jumlah produksi TBS juga akan menekan biaya produksi TBS dalam hal ini biaya tetap.

Produksi berarti kegiatan menghasilkan atau menciptakan barang  dan jasa. Produksi merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Pada perusahaan perkebunan barang yang dihasilkan adalah TBS (Tandan Buah Segar). (Maruli Pardamean / Penulis Buku, Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait