PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Ketua IPOC 2018, Mona Surya

03 Oktober 2018 - 16:11:44 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 36

Seminar Sawit IPOC 2018, Bakal Ungkap Fluktuasi Harga CPO

03 October 2018 | by : Administrator

InfoSAWIT, JAKARTA – Masih berfluktuasinya harga minyak sawit, kerap memunculkan beragam pertanyaan, utamanya pelaku dan pekebun. Sebab berdampak pula terhadap harga buah sawit di lapangan.

Sebab itu, sejumlah pakar dan analis komoditas bersama akan memaparkan bagaimana fluktuasi harga minyak sawit (CPO) terjadi di sepanjang tahun ini. Selain itu, mereka juga akan menganilisis dan memprediksi bagaimana outlook harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar dunia tahun depan.

Analisis dan outlook harga minyak sawit tersebut akan disampaikan para pakar dalam konferensi internasional minyak sawit IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) 2018 and 2019 Price Outlook, di BICC Nusa Dua Bali, 31 Oktober – 2 November akhir bulan ini. Konferensi sawit terbesar dunia tersebut merupakan annual event yang diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

”Banyak analis dan pakar dunia yang hadir menjadi pembicara. Antara lain James Fry dari LMC International Inggris, Dorab Mistry dari Godrej International Inggris, Thomas Mielke dari ISTA Mielke GmbH (Oil World) Jerman, dan sejumlah pembicara kelas dunia lainnya,” kata Ketua Panitia IPOC 2018, Mona Surya, dalam keterangan resmi diteriam InfoSAWIT, di Jakarta, Rabu (3/10).

Lebih lanjut kata Mona, materi yang akan disampaikan para pakar tersebut sangat relevan untuk menjawab mengapa harga minyak sawit turun tajam. ”James Fry akan menyampaikan analisisnya apakah penurunan harga ini juga terkait dengan embargo dari Uni Eropa dan juga kenaikan tarif bea masuk yang dikenakan sejumlah negara tujuan eskpor sawit Indonesia, seperti India,” katanya.

Mona mengatakan, IPOC tercatat telah menjadi rujukan bagi para analis dan para pelaku bisnis dunia untuk menganalisis harga tahun berjalan dan outlook harga minyak sawit tahun depan. Analisis para pakar pada IPOC ini akan menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan bisnis. ”Harga minyak sawit tahun ini turun sangat tajam. Ini yang membuat banyak pelaku bisnis dunia antuasias untuk hadir pada IPOC,” kata Mona.

Menurut CEO PT Perkebunan Minanga Ogan ini,  IPOC 2018 and 2019 Price Outlook akan mengambil tema ”Palm Oil Development: Contribution to SDGs”. Tema tersebut juga penting diangkat karena untuk menjawab isu-isu negatif terhadap perkebunan kelapa sawit.

 ”Melalui konferensi ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa sektor kelapa sawit adalah sektor yang berkontribusi besar terhadap pencapaian SDGs (tujuan pembangunan berkelanjutan),” katanya.

Tahun lalu, konferensi dan ekshibisi IPOC dihadiri oleh sekitar 2.500 peserta dari 36 negara. ”Melihat antusiasme pendaftar, seperti peserta IPOC 2018 akan lebih besar,” tandas Mona. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait