PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
CPO

11 Juni 2019 - 07:46:13 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 88

Minyak Sawit Sebagai Pengganti PHO yang Dianggap Tidak Sehat

10 June 2019 | by : Administrator

InfoSAWIT, AMERIKA - Shortening minyak sawit telah muncul sebagai produk pengganti setelah pihak Food and Drug Administration (FDA) memutuskan pada 2015 lalu untuk minyak yang terhidrogenasi (Partially Hydrogenated Oils/PHO) tidak lagi dianggap sebagai minyak nabati yang aman dan mulai dihapus secara bertahap.

FDA telah menetapkan pada 18 Juni 2019 yang akan datang, sebagai tenggat waktu bagi perusahaan makanan untuk merumuskan kembali bahan-bahan makanan yang digunakan berasal dari proses yang sehat dan diberik waktu hingga 1 Januari 2021, untuk menghabiskan penggunaan minyak nabati persediaan mereka.

Dalam rilis resmi diterima InfoSAWIT, saat ini permintaan minyak sawit telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Merujuk informasi dari Fact.MR, pasar minyak sawit diperkirakan akan terus meningkat pertumbuhan rata-rata tahunan sekitar 3,9% untuk periode tahun 2017 hingga 2022. Nilai minyak sawit untuk penggunaannya di sektor makanan dan minuman global diproyeksikan mencapai US$ 33 miliar pada akhir tahun 2022. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait