PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Smoke
7000 Petani Sawit Swadaya Indonesia Sudah Terima Sertifikat Berkelanjutan RSPO

06 November 2019 - 08:35:17 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 126

7000 Petani Sawit Swadaya Indonesia Sudah Terima Sertifikat Berkelanju

05 November 2019 | by : Administrator

InfoSAWIT, BANGKOK – Hingga saat ini Indonesia, yang merupakan penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, petani menguasai sekitar 40% dari keseluruhan 14 juta ha perkebunan kelapa sawit. Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi) saat ini memiliki 32 kelompok petani sebagai anggotanya, yang mewakili 7.325 petani swadaya, yang mana 98% di antaranya telah tersertifikasi, dan 17.615 ha perkebunan kelapa sawit. “Petani sangat ingin terlibat dalam keberlanjutan dan mendapatkan sertifikasi,” kata Senior Manager Sustainable Sourcing di Unilever, Ingrid Richardson, dalam acara malam penghargaan bertemakan “Menghubungkan Petani Swadaya dengan Pasar” yang dihadiri InfoSAWIT, Senin (4/11/2019) di Bangkok.

Lebih lanjut kata Ingrid Richardson, bekerja sama dengan petani, dapat membantu para petani sawit swadaya mengatasi berbagai tantangan dan mendapatkan akses untuk informasi mengenai praktik-praktik pertanian yang baik, asupan yang berkualitas, dan pasar.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, LSM, dan pemerintah daerah, anggota Forstabi telah menjawab berbagai tantangan petani independen.

Tercatat Fortasbi akan memperluas dukungan ini melalui Sekolah Petani yang telah memberikan pelatihan mengenai praktik-praktik pertanian yang baik dan sertifikasi keberlanjutan kepada lebih dari 1.500 petani swadaya sejak 2018.

“Petani swadaya akan menghasilkan lebih banyak lagi kelapa sawit di tahun-tahun mendatang. Sangat penting bagi sektor swasta untuk bekerja sama dengan petani dan memberdayakan mereka untuk melakukan kegiatan produksi yang berkelanjutan,” kata Direktur Rantai Pasok Berkelanjutan di Musim Mas, Olivier Tichit. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait